Jakarta | Garuda Betawi — Komitmen menjaga ketertiban dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 kembali ditunjukkan oleh Garuda Betawi. Hingga menjelang malam, para anggota dan ormas tetap siaga mengawal jalannya aksi buruh di kawasan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).
Pengawalan dilakukan sejak siang hari ketika ribuan buruh dari berbagai elemen mulai memadati kawasan parlemen untuk menyampaikan aspirasi. Aksi ini merupakan bagian dari rangkaian demonstrasi nasional yang terpusat di dua titik utama, yakni kawasan Monas dan Gedung DPR RI.

Di lokasi DPR RI, massa buruh datang dari sejumlah aliansi seperti KASBI dan GEBRAK yang secara khusus memilih jalur aksi demonstrasi sebagai bentuk perjuangan menyuarakan tuntutan ketenagakerjaan.
Sejak sore hingga malam hari, situasi di lapangan terpantau tetap kondusif. Garuda Betawi bersama unsur masyarakat turut berperan aktif menjaga suasana agar tetap tertib, aman, dan jauh dari tindakan anarkisme. Pendekatan persuasif dan komunikasi yang humanis menjadi kunci dalam meredam potensi gesekan di tengah padatnya massa aksi.
Anggota Garuda Betawi melakukan koordinasi lapangan secara langsung, duduk bersama, serta memastikan setiap pergerakan massa berjalan tertib. Pengawalan tidak hanya dilakukan secara fisik, tetapi juga melalui penguatan pesan moral kepada peserta aksi untuk tetap menjaga Jakarta sebagai kota bersama.
Aksi buruh sendiri diketahui membawa sejumlah tuntutan, mulai dari pengesahan regulasi ketenagakerjaan yang berpihak pada pekerja hingga penolakan praktik upah murah dan outsourcing.
Meski jumlah massa cukup besar dan sempat memicu rekayasa lalu lintas di sekitar DPR RI, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tanpa insiden berarti. Bahkan hingga massa membubarkan diri pada malam hari, situasi tetap aman dan terkendali.

Ketua umum Garuda Betawi Ahmad Nuryadi menegaskan bahwa kehadiran pihaknya bukan untuk mengintervensi aksi, melainkan memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan dalam koridor damai.
“Jakarta adalah rumah kita bersama. Aspirasi boleh disampaikan, tapi ketertiban dan persatuan tetap harus dijaga,” ujarnya.
Dengan berakhirnya rangkaian aksi secara damai, peringatan May Day 2026 di Jakarta kembali menunjukkan bahwa kolaborasi antara elemen masyarakat, buruh, dan organisasi lokal mampu menciptakan suasana yang kondusif. Garuda Betawi pun menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan keharmonisan ibu kota. #Jaga Jakarta #Jaga Tradisi !


