Bekasi, Jawa Barat | Garuda Betawi – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, turun langsung ke lokasi kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi untuk memastikan penanganan korban berjalan cepat dan optimal.
Kunjungan tersebut dilakukan menyusul insiden tabrakan antara kereta Commuter Line dengan kereta jarak jauh yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Dasco menegaskan bahwa keselamatan korban menjadi prioritas utama dalam situasi darurat ini.
“Penanganan korban harus menjadi fokus utama. Semua pihak harus bergerak cepat dan terkoordinasi,” ujarnya di lokasi kejadian.
Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Bertambah, Evakuasi Masih Berlangsung
Data sementara menunjukkan sedikitnya tiga orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan kereta di Bekasi. Para korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Tim gabungan dari petugas evakuasi, kepolisian, dan pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih bekerja di lokasi untuk mengevakuasi korban yang sempat terjepit di dalam gerbong.
Proses penyelamatan dilakukan menggunakan peralatan khusus, termasuk pemotongan badan kereta guna mempercepat evakuasi korban.
Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi
Kecelakaan terjadi ketika kereta Commuter Line tertemper oleh kereta jarak jauh di jalur yang sama di kawasan Bekasi Timur. Benturan keras menyebabkan kerusakan parah pada bagian rangkaian kereta dan mengakibatkan korban jiwa.
Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
DPR Minta Investigasi Menyeluruh
Dalam kesempatan tersebut, Sufmi Dasco Ahmad juga mendorong dilakukan investigasi secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.
Ia meminta pihak terkait, termasuk PT Kereta Api Indonesia (Persero), untuk mengevaluasi sistem keselamatan dan operasional perkeretaapian.
